Apakah Allah Ta'ala mencintai ku?

Diposting Oleh : Radio Salam Jambi | Rabu, 18 Oktober 2017 | 08:12:26 WIB

Apakah Allah Ta'ala mencintai ku? 
Syaikh Ali Ath-Thanthawiy rahimahullah pernah berkata :
"Apakah Allah mencintai ku?" 
Pertanyaan ini terus mengusik pikiran ku. Hingga aku tahu bahwa kecintaan Allah kepada hamba-Nya. Terikat dengan sejumlah Syarat yang telah Dia sebutkan didalam kitab-Nya (al-Quran). Maka ku buka ingatan ku tentang ayat - ayat tentang itu, dan aku dudukan diriku dihadapannya. Semoga aku bisa menemukan jawaban dari pertanyaan ku. (Apakah Allah mencintai ku?) 
Maka ku dapati bahwa Allah Ta'ala mencintai hamba-Nya yang bertakwa. 
Namun tidak berani rasa nya (diri ini) untuk mengira bahwa aku termasuk (dari bagian) mereka. 
Lalu ku dapati bahwa Allah Ta'ala mencintai hamba-Nya yang Penyabar. 
Namun ku ingat, betapa sedikit nya kesabaran ku. 
Kemudian ku dapati bahwa Allah Ta'ala mencintai hamba-Nya yang berjihad (dijalan-Nya). Namun teringat oleh ku bahwa betapa malas nya diri ini. 
Lalu ku dapati bahwa Allah Ta'ala mencintai orang yang senantiasa berbuat baik. 
Namun ku sadar, betapa jauh nya diri ini dari sifat mereka. 
Saat itu, Aku berhenti mencari jawaban. Karena aku khawatir, dalam diri ku ini. Tidak ada sifat yang memasukkan ku ke dalam golongan kekasih-Nya. 
Lalu mulai ku periksa amal perbuatan ku. Maka ku dapati ia amat penuh dengan catatan dosa dan kekurangan. Saat itulah, terlintas didalam benak ku, firman Allah Subhanahu wa ta'ala :
"Sesungguhnya Allah mencintai hamba-Nya yang bertaubat."
Saat itulah aku mengerti. Bahwa ayat ini ditunjukkan kepada ku dan orang seperti ku.
Maka mulailah aku ucapkan dengan lirih :
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
"Astaghfirullah wa atuubu ilaih"
(Hanya kepada Allah, hamba memohon ampun. Dan kepada-Nya hamba bertaubat) 
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
"Astaghfirullah wa atuubu ilaih"
(Hanya kepada Allah, hamba memohon ampun. Dan kepada-Nya hamba bertaubat)
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
"Astaghfirullah wa atuubu ilaih"
(Hanya kepada Allah, hamba memohon ampun. Dan kepada-Nya hamba bertaubat)
Semoga diri ku termasuk diantara kekasih yang di cintai-Nya.”
Mari perbanyak istighfar. 
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullah wa atuubu ilaih
Semoga Allah mengampuni kita dan menerima taubat kita. 
Kisah ini di ceritakan oleh salah seorang Syaikh dalam video ceramah nya yg sudah diterjemahkan, saya hanya mentranskip.
Prima Ibnu Firdaud al Mirluny
Kota Jambi, 1 Okt 2017 Ahad sore

KOMENTAR ANDA

Newsletter

Pastikan Anda tidak melewatkan kejadian menarik dengan mengikuti program newsletter kami.

Contact us

Jika Anda mempunyai pertanyaan atau ingin menyampaikan informasi, saran, pengalaman atau keluhan yang dapat memperbaiki kinerja kami, silakan hubungi kami melalui :

  • Telp : 0821-8062-3333

Jam Kerja 08.00 s/d 17.00 WIB

Connect with us

Kami berada pada Jaringan Sosial. Ikuti kami & berhubungan.