Syaikh Muhammad Ya’qub berkata :

 

“Aku pernah duduk bersama seseorang yang termasuk dari kalangan konglomerat yang ternama. Kemudian ia bercerita kepada ku :”Wahai Syaikh, apakah engkau mengetahui bahwa dahulu aku pernah menghafal al-Quran Al-Karim seluruhnya. Hal itu karena dahulu orangtuaku selalu memaksaku untuk menghafalnya hingga akhirny aku pun dapat menghafalkan nya. Namun, aku sebenarnya tidak mencintai al-Quran sedikitpun. La Haula wa La Quwata Ila Billah, justru yang aku rasakan al-Quran adalah kesedihan bagi hatiku.

 

Aku seringkali berangan – angan agar aku bisa mengendarai mobil, kemudian aku dapat tinggal di villa dan memiliki sebuah pabrik. Aku tidak menginginkan al-Quran, aku ingin menjadi kaya, aku ingin menjadi raja dan aku ingin…. aku ingin… aku ingin…”

 

Kemudian laki – laki itu melanjutkan ceritanya : “Pada suatu malam, aku bermimpi dan ku lihat dalam mimpiku sebuah hal yang aneh. Aku memegang mushaf dan mendekapnya ke dadaku dengan erat dan penuh rasa cinta, kemudian datanglah seorang laki laki dan beliau mengambil al-Quran dariku dengan kasar dan kuat.

 

Pada pagi harinya, aku tidak dapat mengingat al-Quran walaupun satu huruf sekalipun. Kemudian aku meneruskan pendidikan ku ke jenjang perguruan tinggi jurusan bisnis. Setelah itu semua, Allah membukakan bagiku dunia berupa harta dan benda yang berlimpah.

 

Demi Allah, Demi Allah, aku tidak perlu berdusta. Sungguh telah berlalu 10 tahun lamanya, sementara aku kini berusia 68 tahun, aku tidak dapat merasakan nikmatnya tidur, kecuali setelah badanku terasa lelah karena menangis dan meratap, menyesali diriku dengan apa yang telah aku lakukan terhadap al-Quran. Sekarang wahai Syaikh, aku tidak mampu menghafal al-Quran walaupun hanya satu ayat saja dan yang lebih parahnya lagi aku tidak mampu membaca walaupun hanya satu ayat.La Haula wa La Quwata Ilaa Billah.” (*)

 

Siapa yang membenci al-Quran, maka Allah Subhanahu wa ta’ala tidak membutuhkan nya?

 

فَاعْتَبِرُوْا يأُوْلِى اْلأَيْصَارِ

 

“Ambilah ibarat (pelajaran dari kejadian itu) hai orang-orang yang mempunyai pandangan”. (Al-Hasyr : 2)

 

Semoga Bermanfaat

Prima Ibnu Firdaus al-Mirluny

Desa Merlung, 19 Ramadhan 1433 H / 08 Agustus 2012 M

 

Keterangan Sumber (*)
Agar Anak Mudah Menghafal al-Quran hal 166-167, Hamdan Hamud Al-Hajiri. cet Darus Sunnah

0 Comments

Leave a Comment

Radio Salam Jambi

Radio Salam Jambi

Siaran Radio Murotal dan Kajian islam

Informasi Kontak

Jl. Golf II No. 49, RT. 12 Pematang Sulur, Telanaipura, Kota Jambi, Jambi 36124
radiosalamjambi@gmail.com
0821-8062-3333
0821-8062-3333
WhatsApp Hubungi kami